Cara Cek Keaslian STNK, Periksa Data sampai QR Code

0
162
Saat membeli mobil bekas, ada beberapa hal penting yang wajib diperiksa sebelum deal dengan penjual, salah satunya adalah melakukan cek keaslian STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).
Tidak hanya kendaraannya saja yang perlu dicek, dokumen kendaraan tak boleh luput dari pengecekan.
STNK yang berisi data kendaraan, seperti nomor polisi, merk dan tipe kendaraan, warna kendaraan, tahun pembuatan, nomor rangka, nomor mesin, bahan bakar, dan sebagainya.
STNK juga jadi dokumen yang wajib dibawa pada saat berkendara selain SIM. Oleh karena itu, penting sekali untuk memeriksa keaslian STNK dari mobil bekas yang akan dibeli.
Apabila membawa STNK palsu saat berkendara, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 288, pengendara bisa dipidana berupa kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.
Lantas, bagaimana cara cek keaslian STNK? Berikut tips yang bisa dilakukan.

Pembelian mobil bekas memang membutuhkan proses yang sangat teliti. Hal ini untuk memastikan mobil bekas yang dibeli tidak hanya berkualitas, tetapi juga punya dokumen yang legal.
Selain cek keaslian STNK, BPKB juga menjadi dokumen penting yang harus diperiksa, karena memuat data-data kendaraan.
BPKB berisi nomor polisi, merek dan tipe kendaraan, tahun pembuatan, nomor mesin, serta nomor rangka.
BPKB juga dapat dikatakan sebagai salah satu surat berharga yang memiliki jaminan hukum.
Maka dari itu, jangan sampai BPKB dari mobil yang kamu beli ternyata diragukan keasliannya atau palsu.
Sebab, jika ternyata pemilik sebelumnya memberikan BPKB palsu, maka kamu telah dirugikan.
Dampaknya akan membuat kamu tidak bisa membayar pajak saat waktu jatuh tempo tiba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here