Bangun Puskesmas Rawat Inap PLUS,PT BIB Kucurkan Dana 12 Milyar Rupiah

0
943

 Foto : Lay Out Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus,CSR PT Borneo Indo Bara (BIB) ,Desa Karang Indah,Kecamatan Angsana Tanah Bumbu

Tanah Bumbu,WTOL – PT.Borneo Indo Bara (BIB) mengucurkan dana senilai Rp 12 Milyar untuk membangun Puskesmas Rawat Inap Plus, di Desa Karang Indah,Kecamatan Angsana,Kabupaten Tanah Bumbu,Kalimantan Selatan.
Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus yang merupakan CSR PT. Borneo Indo Bara tersebut dimulai pembangunannya dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor,di dampingi COO. PT.BIB R.Utoro,Presdir -CEO  PT. BIB,Bonifasius Huang dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan,H.M Muslim,disaksikan sejumlah tamu undangan,Rabu (14/11/2018) pagi
Manager External CSR PT.Borneo Indo Bara,Dindin Makinudin dalam laporannya menyebutkan, Puskesmas rawat inap plus ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare yang berlokasi tepat di belakang Puskesmas Sebamban II. Puskesmas ini nantinya akan dilengkapi ruang rawat inap,ruang periksa dokter umum dan spesialis, poli,ruang apotik dan ruang Instalasi Gawat Darurat
“Total anggaran yang dikucurkan perusahaan untuk pembangunan puskesmas rawat inap plus ini sekitar Rp 12 Milyar yang ditargetkan rampung tahun depan.”jelasnya

Foto : Peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus di Desa karang Indah,oleh Bupati Tanah Bumbu,H Sudian Noor,di dampingi Kepala Diskes kalsel,H M Muslim,Presdir-CEO PT BIB,Bonifasius Huang dan COO PT.BIB,R.Utoro , Rabu,14/11/2018
Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor usai melakukan peletakan batu pertama mengatakan,pembangunan Puskesmas rawat inap plus ini merupakan wujud komitmen bersama antara Pemerintah daerah dengan PT Borneo Indo Bara dalam upaya membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
” Nantinya pasien tidak perlu lagi ke rumah sakit daerah atau provinsi yang jaraknya jauh ,apalagi puskesmas rawat inap ini akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan para dokter spesialis,” terangnya
Seraya menambahkan,selama ini, masyarakat di kecamatan Angsana harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan rawat inap di rumah sakit umum daerah atau provinsi
Dalam kesempatan ini,Sudian Noor juga memberi apresiasi kepada PT BIB yang telah membantu pemerintah daerah dengan sejumlah program pemperdayaan masyarakat
” Yang tengah berjalan saat ini yakni program satu desa satu rumah tahfidz yang bertujuan untuk menciptakan generasi qur’ani Tanah Bumbu yang juga merupakan bagian program CSR PT BIB,”
Sementara itu, COO PT.Borneo Indo Bara,R Utoro dalam sambutannya berharap, pembangunan puskesmas rawat inap plus ini dapat rampung sesuai jadwal, sehingga dapat di pergunakan oleh masyarakat
Utoro berharap seluruh program CSR Perusahaan dapat terus berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar operasional perusahaan
“Saya mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal pembangunan puskesmas tersebut,” harap Utoro, usai peletakan batu pertama yang dirangakai peresmian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
Dia menambahkan,pembangunan puskesmas plus ini adalah salah satu dari 34 program CSR perusahaan,dimana 11 di antaranya telah di lakukan kesepakatan dengan pemerintah daerah sebagian sudah teraksana sebagian tengah berjalan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan,Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, H M Muslim,mengatakan dengan dibangunnya puskesmas plus ini melalui csr perusahaan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan dan mendukung pemerintah daerah.
“Sesuai Visi dan Misi Bapak Gubernur Kalsel, Bergerak dan mewujudkn kalsel bisa membangun daerah menjadi provinsi yang mandiri,”ucapnya ,seraya berharap agar Perusahaan terus berkontribusi melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,”pungkasnya.
PT Borneo Indo Bara berkomitmen mewujudkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat ( PPM) beberapa program CSR di bidang pertanian diantaranya proyek padi organik (sri) dalam mendukung program ketahanan pangan Kabupaten Tanbu melalui peningkatan keterampilan budi daya yg ramah lingkungan dan berkelajutan dengan total anggaran Rp 1 Milyar. Selain itu proyek pembangunan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 11 desa dalam mendukung penyediaan sarana dasar air bersih yg berkualitas dan memadai bagi 25 ribu warga dengan total anggaran Rp 7,5 Milyar. Proyek pembangunan underpass telkom ,Jalan lingkat angsana dan pengerasan jalan trimartani untuk akaes jalan masyarakat sekitar tambang dengan total anggaran Rp 10,5 Milyar.
*wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here