Bahas Hoax, PWI Tanbu Gelar Diskusi Dengan Netizen Tanbu

0
70
Batulicin,WTOL– Komunitas Jurnalisme Netizen Kabupaten Tanah Bumbu lakukan diskusi dengan Pemerintah Daerah. 
Dalam momen ini membahas masalah Hoax yang begitu marak di media sosial.
Kegiatan yang merupakan gagasan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab. Tanah Bumbu, Senin (01/04/19) dengan mengusung tema Jurnalisme Netizen di Era Milenial.
Dalam diskusi, sekaligus menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu Ardiansyah serta sejumlah anggota Polres Tanah Bumbu.
Ardiansyah menyampaikan saat ini masyarakat dihadapkan pada sebuah perubahan zaman, dalam cara baru mendapatkan informasi secara cepat penyebarannya dibanding bentuk media sebelumnya.
Kemudahan ini lanjutnya, serta merta menimbulkan berbagai persoalan yang menuntut kita untuk berlaku bijak dalam menyikapi hal demikian.
Sambungnya lagi, hal ini tentu dimulai dengan cara bijak untuk memahami berita yang dianggap belum jelas kebenarannya serta menganalisa lebih dalam terkait persoalan apapun.
“Melalui diskusi ini disepakati bersama jika ada berita Hoax kita tidak perlu ikut menyebarkannya, kerena kalau disebarkan kita dianggap turut andil memperkeruh suasana,” Jelas Ardiansyah.
Terkait masalah pemberitaan yang dibuat para komunitas jurnalis Netizen itu, Kadis Kominfo mengajak para komunitas untuk lebih selektif menanggapi laporan masyarakat sebelum dibuatkan pemberitaan.
Dia mencontohkan sebuah keluhan masyarakat tentang bantuan dari pemerintah daerah, disitu warga merasa tidak adil dengan bantuan tersebut. Padahal menurut pemerintah sudah sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
“Hal ini hanya menyangkut ketidakpuasan warga maka itu kita jangan asal buat berita untuk disebarkan. Etika pemberitaan harus dijaga dengan cara konfirmasi ke dinas terkait,” sebutnya.
Senada di katakan Puja Mandela salahsatu perwakilan anggota PWI Tanbu. Dalam penulisan pemberitaan harus mengedepankan logika pemberitaan.
“Disini adalah tugas adminnya untuk lebih memperhatikan logika penulisan berita, kalau itu tidak sesuai logika si admin harus menganalisisa dulu bukti kebenaran beritanya, sebelum diposting ke media” tandas Puja. 
Wn/mc/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here