Atasi Stunting, DKPP Tanbu Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc

0
185
Batulicin –  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian  (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan penanaman perdana Demplot Padi Penangkaran verietas Inpari IR Nutri Zinc.
Kegiatan itu dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.
Tanam perdana program penangkaran padi varietas Inpari IR Nutri Zinc tersebut dilaksanakan di Desa Manurung, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (29/09/22) bersama Balai Kajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh, Kepala BPTP Provinsi Kalsel, Perwakilan BPSBTPH Prov Kalsel, Sekretaris DKPP Tanah Bumbu bersama tim, Kepala BPP wilayah Kusan Hilir dan Kusan Tengah serta Petugas Penyuluh Lapangan se-Kecamatan Kusan Hilir dan Kusan Tengah, POPT dan Mantri Tani.
“Varietas ini merupakan salah satu varietas yang mampu menanggulangi masalah stunting,” terang M Amin selaku Kepala BPTP Provinsi Kalsel disela kegiatan.
M Amin berharap melalui program ini dapat berhasil dan berkembang luas di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya,wilayah Tanah Bumbu memiliki potensi pertanian cukup yang luas, sehingga memungkinkan varietas unggul bisa ditanam 2 sampai 3 kali tanam.
Seperti diketahui,Pemkerintah Kabupaten Tanbu tengah gencar menyikapi persoalan stunting.DKPP Tanbu berkontribusi untuk penyediaan padi dengan varietas yang punya nilai Nutri Zinc tinggi.
“Program ini upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi unggul yaitu SDM yang lebih baik,” ujar Kepala Dinas DKPP Tanah Bumbu H Hairuddin diwakili oleh Skretaris Dinas DKPP Tanbu Lamijan.
Penangkaran seluas 10 Hektar yang dilakukan oleh petani, berdasarkan teknologi BPTP sejauh 6 Hektar dan murni dari teknologi petani ada 4 Hektar yang dimaksudkan sebagai pembanding.
Tanam perdana ini, sebagai awal percontohan bagi Kelompok Tani Suka Maju Desa Manurung, yang nantinya diharapkan bisa bergulir bagi semua petani di kawasan Tanah Bumbu, untuk melakukan penanaman padi verietas Inpari IR Nutri Zinc.
Penggunaan salah satu terobosan dalam peningkatan produktivitas padi adalah sistem tanam dengan jajar legowo, bagi petani lebih dianjurkan.
Varietas Inpari IR Nutri Zinc memiliki gizi yang tinggi dari pada varietas padi lainnya, sehingga cocok untuk kebutuhan Stunting dan masa pertumbuhan anak.
Diharapkan minimal dari penangkaran ini ada sekitar 3 Ton per-hektar dari produksi ini, sehingga benih bisa dikembangkan ditempat yang lainnya oleh semua kelompok tani.
Selain itu, Petani juga mendapatkan bantuan lengkap yaitu benih, sarana produksi, olah tanah dan menyusul bantuan sertifikasi label benih.
Sekilas mengenai padi varietas Inpari IR Nutri Zinc, padi varietas ini memiliki deskripsi umur kurang lebih 115 hari setelah semai, tinggi sekitar 95 cm, berdaun jenis bendera tegak, dengan jumlah gabah/malai sekitar 96 butir, warna gabah yaitu kuning jerami, tekstur nasi yaitu pulen, dengan kadar amilosa sekitar 16.60%, berat 1000 butir sekitar 24.60 gram, rata-rata hasil 6.21 T/Ha GKG, potensi hasil yaitu 9.98 T/Ha GKG. (Ft/mc/wtol).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here