Advokasi Pencegahan Anemia Bagi Calon Pengantin dan Remaja.

0
64
Batulicin,WTol – Pencegahan dan penanggulangan anemia (kekurangan darah) serta penanganan gizi buruk menjadi salah satu upaya Pemerintah Kab Tanbu untuk mendukung penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Tanah Bumbu.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tanbu melaksanakan advokasi pencegahan dan penanggulangan anemia pada  calon pengantin dan remaja dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yang bertempat di Aula Lokalitbang,Senin (16/9/19) pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kab Tanah Bumbu Dr H M Damrah M Si melalui Kasi Kesga dan Gizi,Nurliana, S ST melaporkan,kegiatan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan calon ibu hamil agar kedepannya saat hamil selalu sehat dan bugar,karena itu menurutnya perlu adanya sosialisasi pencegahan dan penanggulangan anemia tersebut.
“Sosialisasi terhadap calon pengantin dan remaja perlu dilaksanakan agar terjadi tingkat penurunan AKI dan AKB,”ujarnya
Baca Juga : Bupati Sudian Noor Serahkan Bantuan Lansia
Pencegahan anemia yang banyak terjadi harus diatasi,karena itu menurutnya,pencegahan dapat dilakukandiantaranya dengan rutin meminum tablet penambah darah saat datang bulan bagi remaja putri.
Advokasi pencegahan dan penanggulangan anemia ini menghadirkan narasumber,Kasi Kesga gizi,Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel,Yuliani S ST yang memaparkan tentang penanggulangan dan pencegahan anemia remaja putri dan wanita usia subur.
Baca Juga : Tutup MTQ Ke 16, Bupati Ajak Ciptakan Suasana Religius Di Bumi Bersujud.
Sementara itu Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Dan Pembangunan, Andi Aminuddin Spd MM menyampaikan,penanganan  anemia masih menjadi persoalan kesehatan yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah, sebab menurutnya jika tidak segera tertangani dengan baik akan mengakibatkan persolan kesehatan yang berkepanjangan baik bagi remaja putri dan anaknya kelak.
“Prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Tanah Bumbu dalam dua tahun terakhir mengalami kenaikan sebesar 18,4 persen,hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah,”kata bupati
Baca Juga : Buka Seminar Parenting,Bupati Ajak Orang Tua Pahami Pola Pendidikan Anak
Untuk itu ia meminta komitmen seluruh pihak terutama bagi peserta advokasi pencegahan dan penanggulangan anemia agar mengintegrasikan program kegiatan dan langkah lain yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan anemia remaja putri.
” Dengan penanganan anemia yang baik ini,harapan kita kelak ketika mereka menikah dan melahirkan maka akan lahir anak anak yang sehat dan cerdas yang menjadi modal bagi pembangunan di Bumi Bersujud,”pungkasnya.
Peserta kegiatan ini antara lain pengelola program gizi di Puskesmas,pengelola remaja di Puskesmas,dinas dinas, Kepala  KUA se Tanah Bumbu ,TP PKK dan Kecamatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here