6 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Rp 3 Juta

0
208
Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta konon katanya tidak mudah dilakukan.
Padahal jika dipraktikkan dengan benar, tabungan dengan nominal yang diinginkan bisa didapatkan.
Bagi yang ingin mengatur keuangan rumah tangga dengan maksimal, pastikan sudah mengomunikasikannya bersama pasangan.
Mengingat cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta ini berkaitan dengan pemasukan dan pengeluarkan bersama.
Ada enam cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta yang bisa disesuaikan. Mulai dari menabung di awal bulan, melakukan pencatatan, menyiapkan dana darurat, berhemat, mencari penghasilan tambahan, dan masih banyak lagi.
Untuk bisa lebih memahaminya, simak penjelasan lengkapnya. Berikut Liputan6.com ulas cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dari berbagai sumber, Senin (28/12/2020).
1.Sisihkan Tabungan di Awal Bulan
Hindari kebiasaan menabung di akhir bulan dari sisa gaji setelah dipotong untuk kebutuhan sehari-hari. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta adalah memprioritaskan tabungan di awal bulan.
Hal ini dilakukan agar uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sekunder tidak memangkas tabungan. Jika tabungan tidak diprioritaskan, maka risiko tabungan mengempis akan terjadi.
Agar tidak tergoda mengambil tabungan maupun dana darurat, simpanlah mereka di rekening yang terpisah dari rekening utamamu. Kalau bisa, manfaatkan rekening bank yang tidak memiliki ATM dan bebas biaya administrasi bulanan.
2.Lakukan Penulisan
Penulisan aneka macam kebutuhan adalah cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta yang perlu dicoba. Setelah mengendapkan dana tabungan utama, tulis kebutuhan yang wajib dibeli setiap bulannya.
Mulai dari sabun mandi, cuci, bumbu dapur, sayuran, pendidikan, listrik, pulsa, paket dana, dan lain sebagainya. Penulisan ini disebut sebagai rencana anggaran setiap bulan.
Jika perlu, bagi kebutuhan sesuai dengan prioritas. Maksudnya adalah kebutuhan mendesak dan tidak mendesak. Kebutuhan yang mendesak tidak bisa ditunda pembeliannya. Kebutuhan tidak mendesak bisa dibeli di lain waktu.
3.Siapkan Dana Darurat
Dana darurat sangat penting untuk dipersiapkan agar tabungan tidak dijadikan kambing hitam. Dana darurat sangat membantu jika tiba-tiba sakit, kecelakaan, bencana, dan ketika di-PHK tiba-tiba.
Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dengan menyiapkan dana darurat memang sulit, tetapi bisa diusakan.
Idealnya, mesti menyiapkan dana yang mampu menalangi kebutuhan hidupmu selama 2-3 bulan ke depan. Jadi, jika setiap bulan menghabiskan Rp 2,5 juta untuk hidup sehari-hari, berarti wajib mengendapkan dana antara Rp 5-7,5 juta di tabungan.
4.Penghasilan Tambahan
Agar bisa sukses di masa depan, pos tabungan dan investasi mutlak untuk disisihkan. Mencari penghasilan tambahan sangat penting untuk menutup kekurangan biaya hidup selain mengambil dari tabungan.
Carilah penghasilan tambahan untuk menambal kekurangan, bukan dengan mengorbankan tabungan. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dengan mencari penghasilan tambahan juga perlu dikomunikasikan dengan partner hidup.
Mengomunikasikan kebutuhan yang sebenarnya, akan membuatmu lebih bijak mengatur keuangan rumah tangga. Tentu agar bisa sama-sama berhemat, saling mendukung untuk mencari penghasilan lain, dan tidak memicu konflik masalah keuangan.
5.Berhemat
Memiliki Perencanaan Jangka Panjang Mengatur pengeluaran dan pemenuhan kebutuhan yang sudah bebas dari tabungan memang sulit. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta adalah mulai berhemat. Biasakan dengan membeli kebutuhan yang harganya miring dan tekan gengsi.
Minimalkan jajan di luar dan lebih rajin memasak sendiri di rumah. Belanja kebutuhan di pasar dan jangan beli di super market karena harganya lebih mahal.
Lalu pilih gunakan transportasi pribadi untuk bisa mengatur uang bensin dan lebih memikirkan tidak banyak keluar rumah. Jika perlu, rajin berjalan kaki dan bersepeda agar masalah polusi udara bisa sekaligus ditekan.
Jika memutuskan untuk melakukan kredit, pastikan cicilannya tidak sampai 30 persen dari total gaji. Alokasinya bisa dengan cara mengurangi alokasi pos-pos pengeluaran lainnya.
Sementara, bisa mencoba berinvestasi ke reksadana maupun emas. Sebelum memutuskan investasi mana yang sesuai, pastikan sudah berkonsultasi dengan orang yang kompeten.
6.Metode Khusus
Salah satu hal yang penting dalam menabung adalah menetapkan pos-pos alokasi dana. Misalnya dengan menggunakan rasio 5:3:2. Sebanyak 50 persen gaji digunakan untuk biaya hidup, 30 persen gaji digunakan untuk menabung, dan 20 persen untuk hiburan.
Bila disiplin, nominal yang diharaokan akan didapatkan.
Misalnya, dengan gaji Rp 3 juta, berarti akan memiliki dana sebesar Rp 1.5 juta untuk biaya hidup. 30 persen dari Rp 3 juta, yakni Rp 900 ribu, harus dialokasikan untuk menabung.
Nah, untuk biaya hiburan, adalah 20 persen dari gaji yaitu sebesar Rp 600 ribu.
Plot alokasi pengeluaran ini dapat ditekan lagi, misalnya bisa berupaya untuk menghemat biaya hidup dan juga menekan biaya hiburan. Uang yang tidak digunakan bisa dialokasikan ke tabungan. Bila konsisten menabung tiap bulan, selama setahun paling tidak akan memiliki tabungan sebesar Rp 10.800.000.
Sumber : Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here